PI025 – Prosa

“Carilah pengertian dari Prosa.”

#

Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin “prosa” yang artinya “terus terang”. Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.

Berdasarkan zamannya, prosa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu prosa lama dan prosa baru. Berikut ini adalah bentuk, ciri dan contoh dari prosa lama dan prosa baru :

Prosa Lama

Prosa Lama adalah bentuk karya sastra yang belum dipengaruhi oleh kebudayaan barat. Prosa Lama berbentuk tulisan karena pada zamannya belum ditemukan alat untuk menulis. Namun, saat ini kita sudah bisa menemukan karya sastra Prosa Lama dalam bentuk tulisan. Dahulu kala, Prosa Lama diceritakan dari mulut ke mulut. Dalam Prosa Lama, tulisan-tulisannya memiliki karakteristik seperti cerita istana sentris, sifatnya menghibur masayarakat, tidak menggunakan struktur kalimat, dan bersifat kedaerahan.

Berikut ini adalah bentuk-bentuk Prosa Lama, yaitu:

  1. Hikayat : adalah tulisan fiktif dan tidak masuk akal yang menceritakan tentang kehidupan para dewi, dewa, pangeran, raja, dan lain-lain. Contohnya adalah Hikayat Hang Jebat, Hikayat Raja Bijak, dan lain-lain.
  2. Sejarah : adalah tulisan yang menceritakan tentang peristiwa-peristiwa tertentu. Ada dua jenis sejarah, yaitu sejarah sastra lama dan baru. Contoh tulisan berbentuk sejarah adalah Sejarah Melayu yang ditulis oleh Tun Sri Lanang pada tahun 1612.
  3. Kisah : adalah tulisan-tulisan pendek. Kisah menceritakan tentang cerita perjalanan, pengalaman atau petualangan orang-orang zaman dulu. Salah satu contoh kisah adalah Kisah Raja Abdullah menuju Kota Mekkah.
  4. Dongeng : bercerita tentang khayalan-khayalan masyarakat pada zaman dahulu. Dongeng sendiri terdapat beberapa bentuknya, seperti Mitos (bercerita tentang hal-hal gaib, contohnya seperti Ratu Pantai Selatan, Dongeng tentang Batu Menangis, Dongeng asal-usul kuntilanak), Legenda (bercerita tentang sejarah atau asal-muasal terjadinya sesuatu, contohnya seperti Legenda Tangkuban Perahu, Legenda Pulau Jawa), Fabel (bercerita kisah yang tokohnya adalah binatang, contohnya seperti Si Kancil dan Buaya, Si Kancil yang Cerdik), dan Sage (bercerita tentang kisah pahlawan, keberanian, atau kisah kesaktian, contohnya seperti Ciung Winara, Patih Gadjah Mada, Calon Arang).
  5. Jenaka atau Pandir mengisahkan orang-orang bodoh yang bernasib sial yang sifatnya untuk melucu atau humor, contohnya seperti Dongeng Abu Nawas, Dongeng Si Pandir, dan lain-lain.

Prosa Baru

Prosa Baru adalah bentuk karya sastra yang telah dipengaruhi oleh kebudayaan barat. Bentuk prosa ini muncul karena prosa lama dianggap tidak modern dan ketinggalan Zaman. Bentuk-bentuk prosa baru antara lain :

  1. Roman : adalah tulisan yang mengisahkan hidup seseorang dari lahir hingga meninggal secara menyeluruh, contohnya seperti Layar Terkembang karya Sultan Takdir Ali Syahbana.
  2. Novel : adalah cerita yang panjang tentang kehidupan, sifatnya bisa fiktif atau non-fiktif, contohnya seperti Novel Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Ave Maria, dan lain-lain.
  3. Cerpen : adalah adalah cerita pendek yang menceritakan sebagian kecil dari kisah pelaku utamanya. Konflik yang mengubah sikap pemeran utama, inilah yang membedakan cerpen dan novel. Contoh cerpen yaitu Robohnya Surau Kami karya A.A Navis, Keluarga Gerilya karya Pramoedya Ananta, dan lain-lain.
  4. Riwayat : bercerita tentang kisah hidup orang atau biasanya tokoh terkenal atau yang menginspirasi. Ada dua jenis riwayat, yaitu biografi (ditulis oleh orang lain) dan otobiografi (ditulis sendiri oleh tokoh tersebut).
  5. Kritik : adalah bentuk tulisan yang sifatnya memberi alasan atau menilai/menghakimi karya atau hasil kerja seseorang.
  6. Resensi : adalah tulisan yang merangkum atau mengulas suatu karya, baik buku, seni, musik, film, atau karya lainnya. Resensi memberikan sudut pandang tentang baik dan buruknya karya tersebut. Dengan kata lain, resensi memberikan gambaran untuk mempertimbangkan apakah kita harus menikmati karya tersebut atau tidak.
  7. Esai : adalah tulisan yang berisi sudut pandang atau opini pribadi tentang suatu hal yang menjadi topik atau isu dalam tulisan tersebut.

SUMBER :

  1. Kakak Pintar
  2. Wikipedia – Prosa
Advertisements